JENIS JEMBATAN

Pengertian jembatan secara umum adalah suatu konstruksi yang berfungsi untuk menghubungkan dua bagian jalan yang terputus oleh adanya rintangan-rintangan seperti lembah yang dalam, alur sungai, danau, saluran irigasi, kali, jalan kereta api, jalan raya yang melintang tidak sebidang dan lain-lain.

Jenis jembatan berdasarkan fungsi, lokasi, bahan konstruksi dan tipe struktur sekarang ini telah mengalami perkembangan pesat sesuai dengan kemajuan jaman dan teknologi, mulai dari yang sederhana sampai pada konstruksi yang mutakhir.

Berdasarkan fungsinya, jembatan dapat dibedakan sebagai berikut.

1) Jembatan jalan raya (highway bridge),

2) Jembatan jalan kereta api (railway bridge),

3) Jembatan pejalan kaki atau penyeberangan (pedestrian bridge).

Berdasarkan lokasinya, jembatan dapat dibedakan sebagai berikut.

1) Jembatan di atas sungai atau danau,

2) Jembatan di atas lembah,

3) Jembatan di atas jalan yang ada (fly over),

4) Jembatan di atas saluran irigasi/drainase (culvert),

5) Jembatan di dermaga (jetty).

Berdasarkan bahan konstruksinya, jembatan dapat dibedakan menjadi beberapa macam, antara lain :

1) Jembatan kayu (log bridge),

2) Jembatan beton (concrete bridge),

3) Jembatan beton prategang (prestressed concrete bridge),

4) Jembatan baja (steel bridge),

5) Jembatan komposit (compossite bridge).

Berdasarkan tipe strukturnya, jembatan dapat dibedakan menjadi beberapa macam, antara lain :

1) Jembatan plat (slab bridge),

2) Jembatan plat berongga (voided slab bridge),

3) Jembatan gelagar (girder bridge),

4) Jembatan rangka (truss bridge),

5) Jembatan pelengkung (arch bridge),

6) Jembatan gantung (suspension bridge),

7) Jembatan kabel (cable stayed bridge),

8) Jembatan cantilever (cantilever bridge).


STRUKTUR JEMBATAN

Secara umum struktur jembatan dapat dibedakan menjadi dua bagian yaitu struktur atas dan struktur bawah.

1) Struktur Atas (Superstructures)

Struktur atas jembatan merupakan bagian yang menerima beban langsung yang meliputi berat sendiri, beban mati, beban mati tambahan, beban lalu-lintas kendaraan, gaya rem, beban pejalan kaki, dll.

Struktur atas jembatan umumnya meliputi :

a) Trotoar :

o Sandaran dan tiang sandaran,

o Peninggian trotoar (Kerb),

o Slab lantai trotoar.

b) Slab lantai kendaraan,

c) Gelagar (Girder),

d) Balok diafragma,

e) Ikatan pengaku (ikatan angin, ikatan melintang),

f) Tumpuan (Bearing).

2) Struktur Bawah (Substructures)

Struktur bawah jembatan berfungsi memikul seluruh beban struktur atas dan beban lain yang ditumbulkan oleh tekanan tanah, aliran air dan hanyutan, tumbukan, gesekan pada tumpuan dsb. untuk kemudian disalurkan ke fondasi. Selanjutnya beban-beban tersebut disalurkan oleh fondasi ke tanah dasar.

Struktur bawah jembatan umumnya meliuputi :

a) Pangkal jembatan (Abutment),

o Dinding belakang (Back wall),

o Dinding penahan (Breast wall),

o Dinding sayap (Wing wall),

o Oprit, plat injak (Approach slab)

o Konsol pendek untuk jacking (Corbel),

o Tumpuan (Bearing).

b) Pilar jembatan (Pier),

o Kepala pilar (Pier Head),

o Pilar (Pier), yg berupa dinding, kolom, atau portal,

o Konsol pendek untuk jacking (Corbel),

o Tumpuan (Bearing).

3) Fondasi

Fondasi jembatan berfungsi meneruskan seluruh beban jembatan ke tanah dasar. Berdasarkan sistimnya, fondasi abutment atau pier jembatan dapat dibedakan menjadi beberapa macam jenis, antara lain :

a) Fondasi telapak (spread footing)

b) Fondasi sumuran (caisson)

c) Fondasi tiang (pile foundation)

o Tiang pancang kayu (Log Pile),

o Tiang pancang baja (Steel Pile),

o Tiang pancang beton (Reinforced Concrete Pile),

o Tiang pancang beton prategang pracetak (Precast Prestressed Concrete Pile), spun pile,

o Tiang beton cetak di tempat (Concrete Cast in Place), borepile, franky pile,

o Tiang pancang komposit (Compossite Pile).

KRITERIA PERENCANAAN JEMBATAN

1.Survei dan Investigasi

Dalam perencanaan teknis jembatan perlu dilakukan survei dan investigasi yang meliputi :

1) Survei tata guna lahan,

2) Survei lalu-lintas,

3) Survei topografi,

4) Survei hidrologi,

5) Penyelidikan tanah,

6) Penyelidikan geologi,

7) Survei bahan dan tenaga kerja setempat.

Hasil survei dan investigasi digunakan sebagai dasar untuk membuat rancangan teknis yang menyangkut beberapa hal antara lain :

1) Kondisi tata guna lahan, baik yang ada pada jalan pendukung maupun lokasi jembatan berkaitan dengan ketersediaan lahan yang ada.

2) Ketersediaan material, anggaran dan sumberdaya manusia.

3) Kelas jembatan yang disesuaikan dengan kelas jalan dan volume lalu lintas.

4) Pemilihan jenis konstruksi jembatan yang sesuai dengan kondisi topografi, struktur tanah, geologi, hidrologi serta kondisi sungai dan perilakunya.

2.Analisis Data

Sebelum membuat rancangan teknis jembatan perlu dilakukan analisis data hasil survei dan investigasi yang meliputi, antara lain :

1) Analisis data lalu-lintas.

Analisis data lalu-lintas digunakan untuk menentukan klas jembatan yang erat hubungannya dengan penentuan lebar jembatan dan beban lalu-lintas yang direncanakan.

2) Analisis data hidrologi.

Analisis ini dimaksudkan untuk mengetahui besarnya debit banjir rancangan, kecepatan aliran, dan gerusan (scouring) pada sungai dimana jembatan akan dibangun.

3) Analisis data tanah.

Data hasil pengujian tanah di laboratorium maupun di lapangan yang berupa pengujian sondir, SPT, boring, dsb. digunakan untuk mengetahui parameter tanah dasar hubungannya dengan pemilihan jenis konstruksi fondasi jembatan.

4) Analisis geometri.

Analisis ini dimaksudkan untuk menentukan elevasi jembatan yang erat hubungannya dengan alinemen vertikal dan panjang jalan pendekat (oprit).

3.Pemilihan Lokasi Jembatan

Dasar utama penempatan jembatan sedapat mungkin tegak lurus terhadap sumbu rintangan yang dilalui, sependek, sepraktis dan sebaik mungkin untuk dibangun di atas jalur rintangan.

Beberapa ketentuan dalam pemilihan lokasi jembatan dengan memperhatikan kondisi setempat dan ketersediaan lahan adalah sebagai berikut :

1) Lokasi jembatan harus direncanakan sedemikian rupa sehingga tidak menghasilkan kebutuhan lahan yang besar sekali.

2) Lahan yang dibutuhkan harus sesedikit mungkin mengenai rumah penduduk sekitarnya, dan diusahakan mengikuti as jalan existing.

3) Pemilihan lokasi jembatan selain harus mempertimbangkan masalah teknis yang menyangkut kondisi tanah dan karakter sungai yang bersangkutan, juga harus mempertimbangkan masalah ekonomis serta keamanan bagi konstruksi dan pemakai jalan.

4.Bahan Konstruksi Jembatan

Dalam memilih jenis bahan konstruksi jembatan secara keseluruhan harus mempertimbangkan hal-hal sebagai berikut :

1) Biaya konstruksi,

2) Biaya perawatan,

3) Ketersediaan material,

4) Flexibilitas (konstruksi dapat dikembangkan atau dilaksanakan secara bertahap),

5) Kemudahan pelaksanaan konstruksi,

6) Kemudahan mobilisasi peralatan.

Tabel 1. berikut menyajikan rangkuman jenis konstruksi, bahan konstruksi dan bentang maksimum jembatan standar Bina Marga yang ekonomis dalam keadaan normal yang sering digunakan.

Tabel 1. Bentang maksimum jembatan standar untuk berbagai jenis dan bahan

BAHAN

JENIS

BENTANG MAX.(M)

Beton

Culvert

Slab bridge

T-Girder, I-Girder

4.00 – 6.00

6.00 – 8.00

6.00 – 25.00

Beton Prategang

PCI-Girder

Prestressed Box Girder

15.00-35.00

40.00 – 50.00

Baja

Truss bridge

60.00 – 100.00

Komposit

Compossite bridge

10.00 – 40.00

Contoh jembatan non-standar yang telah dibangun di Indonesia, dapat dilihat pada Tabel 2.

Tabel 2. Contoh jembatan non-standar di Indonesia

NAMA JEMBATAN

JENIS JEMBATAN

BENTANG (M)

Jembatan Serayu

Kesugihan, Jateng

Prestressed Concrete

Cantilever Box Girder

128.00

Jembatan Tonton, Nipah

Batam

Balance Cantilever

Concrete Box Girder

160.00

Jembatan Kahayan

Kalteng

Steel Arch Bridge

150.00

Jembatan Rempang, Galang Batam

Concrete Arch Bridge

245.00

Jembatan Mahakam 2

Kaltim

Suspension Bridge

270.00

Jembatan Batam, Tonton

Batam

Cable Stayed Bridge

350.00

Untuk membandingkan kelebihan dan kekurangan masing-masing bahan dan jenis konstruksi jembatan yang akan dibangun di suatu daerah, perlu dilakukan evaluasi dengan memberi penilaian pada masing-masing bahan dan jenis konstruksi jembatan tersebut seperti contoh yang disajikan pada Tabel 3.

Tabel 3. Contoh perbandingan bahan dan jenis konstruksi jembatan

Perbandingan

Beton

Beton

prestress

Baja

Komposit

Ketersediaan bhn

4

2

4

2

Fabrikasi

4

2

4

3

Waktu perakitan

4

3

1

2

Tenaga kerja

4

3

4

4

Ancaman korosi

4

3

1

2

Erection

1

2

4

3

Mobilisasi

1

2

4

3

Umur konstruksi

4

4

4

4

Expandable

4

3

1

2

Perawatan

4

3

1

1

Bentang tersedia

2

3

4

3

Perancah

4

3

1

2

Bekisting lantai

2

2

2

2

Kontrol elemen

4

4

2

2

Total nilai

46

39

37

35

Keterangan nilai :

4 = sangat menguntungkan,

3 = menguntungkan,

2 = cukup menguntungkan,

1 = kurang menguntungkan.

PERHITUNGAN STRUKTUR JEMBATAN

Perencanaan struktur jembatan yang ekonomis dan memenuhi syarat teknis ditinjau dari segi keamanan serta rencana penggunaannya, merupakan suatu hal yang sangat penting untuk diupayakan. Dalam perencanaan teknis jembatan perlu dilakukan identifikasi yang menyangkut beberapa hal antara lain :

1) Kondisi tata guna lahan, baik yang ada pada jalan pendukung maupun lokasi jembatan berkaitan dengan ketersediaan lahan yang ada.

2) Kelas jembatan yang disesuaikan dengan kelas jalan dan volume lalu lintas.

3) Struktur tanah, geologi dan topografi serta kondisi sungai dan perilakunya.

4) Pemilihan jenis struktur dan bahan konstruksi jembatan yang sesuai dengan kondisi medan, ketersediaan material dan sumber daya manusia yang ada.

5) Penguasaan tentang teknologi perencanaan, metode pelaksanaan, peralatan, material/ bahan mutlak dibutuhkan dalam perencanaanjembatan.

6) Analisis Struktur yang akurat dengan metode analisis yang tepat agar diperoleh hasil perencanaan jembatan yang optimal.

Metode perencanaan struktur jembatan yang digunakan ada dua macam, yaitu Metode perencanaan ultimit (Load Resistant Factor Design, LRFD) dan Metode perencanaan tegangan ijin (Allowable Stress Design, ASD). Perhitungan struktur atas jembatan umumnya dilakukan dengan metode ultimit dengan pemilihan faktor beban ultimit sesuai peraturan yang berlaku. Metode perencanaan tegangan ijin dengan beban kerja umumnya digunakan untuk perhitungan struktur bawah jembatan (fondasi). Untuk tipe jembatan simple girder, perhitungan dapat dilakukan secara manual dengan Excel. Untuk tipe jembatan yang berupa rangka, perhitungan struktur dilakukan dengan komputer berbasis elemen hingga (finite element) untuk berbagai kombinasi pembebanan yg meliputi berat sendiri, beban mati tambahan, beban lalu-lintas kendaraan (beban lajur, rem, pedestrian), dan beban pengaruh lingkungan (temperatur, angin, gempa) dengan pemodelan struktur 3-D (space-frame). Metode analisis yang digunakan adalah analisis linier metode matriks kekakuan langsung (direct stiffness matriks) dengan deformasi struktur kecil dan material isotropic. Program komputer yang digunakan untuk analisis adalah SAP2000. Dalam program tersebut berat sendiri struktur dan massa struktur dihitung secara otomatis.

Dalam blog ini diberikan beberapa contoh perhitungan struktur jembatan beton prategang mulai dari struktur atas yang terdiri dari slab lantai jembatan dan girder prategang (prestressed concrete I girder) sampai struktur bawah yang berupa abutment dan pier tipe dinding termasuk fondasinya. Perhitungan PCI-girder ini digunakan untuk perencanaan struktur Jembatan Srandakan II, Kulon Progo, D.I. Yogyakarta dan Jembatan Tebing Rumbih, Kalsel. Selain itu diberikan juga beberapa contoh perhitungan struktur atas sebagai berikut :

· Prestressed Concrete Box Girder (Gejayan Fly Over, Yogyakarta).

· Concrete I – Girder (Jembatan Ngawen, Gunung Kidul).

· Concrete T – Girder (Jembatan Brantan, Kulon Progo).

· Compossite Girder (Jembatan Bonjok, Kebumen, Jateng)

Untuk jembatan beton tipe busur (Concrete Arch Bridge) diberikan contoh perhitungan yang meliputi :

· Jembatan Plat Lengkung (Jembatan Wanagama, D.I. Yogyakarta)

· Jembatan Rangka Lengkung (Jembatan Sarjito II, Yogyakarta).

Contoh perhitungan struktur jembatan tipe plat untuk bentang pendek meliputi :

· Underpass (Jombor Fly Over, Yogyakarta)

· Box Culvert (Jembatan Kalibayem, Yogyakarta)

Selain perhitungan Pier tipe dinding, juga diberikan contoh perhitungan Pier tipe yang lain seperti :

· Pier Tipe Kolom Tunggal (Gejayan Fly Over, Yogyakarta)

· Pier Tipe Portal (Jembatan Boro, Purworejo, Jateng)

Contoh perhitungan tersebut dapat di-down load pada tautan berikut di bawah.

20100116

PERHITUNGAN STRUKTUR JEMBATAN

DATA JEMBATAN SRANDAKAN II

Tipe Jembatan : Beton Prategang
Kelas Jembatan : I (Bina Marga)
Jumlah bentang : 3 bentang
Panjang tiap bentang : 40.8 m
Lebar jembatan : 19 m
Fondasi Jembatan : borepile
Down-load contoh perhitungan berikut ini :


DATA JEMBATAN TEBING RUMBIH KALSEL

Tipe Jembatan : Beton Prategang
Kelas Jembatan : I (Bina Marga)
Jumlah bentang : 1 bentang
Panjang bentang : 50.8 m
Lebar jembatan : 9 m
Fondasi Jembatan : tiang pancang baja
Down-load contoh perhitungan berikut ini :


Berikut ini diberikan contoh Perhitungan Struktur Box-Girder Prategang
bentang 50 m untuk Gejayan dan Jombor Fly Over, Yogyakarta
Down-load contoh perhitungan berikut ini :


Contoh perhitungan Voided Slab untuk bagian jembatan yang
melengkung dapat di-down load perhitungan berikut ini :


Berikut ini contoh perhitungan T-Girder untuk Jembatan Brantan, Wates,
Kulon Progo, D.I. Yogyakarta. Down-load perhitungan berikut ini :


Berikut ini contoh perhitungan I-Girder untuk Jembatan Ngawen,
Gunung Kidul, D.I. Yogyakarta. Down-load perhitungan berikut ini :

Berikut ini contoh perhitungan Compossite Girder untuk Jembatan
Bonjok, Kebumen, Jawa Tengah. Down-load perhitungan berikut :

Berikut ini contoh perhitungan Under Pass di bawah jembatan layang
Jombor Fly Over, Yogyakarta. Down-load perhitungan berikut :


Berikut ini contoh perhitungan Box-Culvert untuk Jembatan Kalibayem,
Sleman, D.I. Yogyakarta. Down-load contoh perhitungan berikut ini :


DATA JEMBATAN WANAGAMA

Tipe Jembatan : Plat Lengkung
Kelas Jembatan : II (Bina Marga)
Bentang Jembatan : 35 m
Lebar Jembatan : 5 m
Fondasi Jembatan : fondasi langsung (foot plat)
Down-load contoh perhitungan berikut ini :
Berikut ini contoh Input Beban Jembatan Sarjito II Yogyakarta
yang dianalisis dengan Program SAP2000 v-11


PERHITUNGAN PIER TIPE KOLOM TUNGGAL

Pier jembatan tipe kolom tunggal banyak digunakan pada fly over.
Berikut ini contoh perhitungan Pier untuk Gejayan Fly Over, Yogyakarta.
Down-load contoh perhitungan berikut ini :

PERHITUNGAN PIER TIPE PORTAL

Pier jembatan tipe portal sering digunakan pada jembatan yang melintasi
sungai yang dalam. Berikut ini diberikan contoh perhitungan Pier untuk.
Jembatan Boro, Kebumen, Jawa Tengah.
Down-load contoh perhitungan berikut ini :

 

PERHITUNGAN STRUKTUR 

KENTUNGAN FLY OVER YOGYAKARTA


Berikut ini Contoh Perhitungan Struktur Jembatan Layang (Fly Over) Kentungan,
Yogyakarta dengan data teknik sebagai berikut :
1. Struktur atas berupa prestressed concrete box-girder tipe continuous
    girder dua bentang dengan panjang tiap bentang 50 m.
2. Pier tipe dinding beton bertulang dengan bentuk "Y".
3. Jenis fondasi bore pile diameter 120 cm dengan kedalaman 20 m.

 

PERHITUNGAN JEMBATAN PLAT (SLAB BRIDGE)

Struktur jembatan plat (slab bridge) terdiri atas plat lantai kendaraan dan fondasi tiang yang sekaligus berfungsi sebagai tiang penyangga (pier) seperti pada jembatan jetty.
Down-load contoh perhitungan slab bridge berikut ini :





MANAJEMEN DAN STRATEGI PENCAPAIAN MUTU JEMBATAN


A. LATAR BELAKANG

Peningkatan sarana transportasi sangat diperlukan untuk menunjang pertumbuhan ekonomi dan menunjang pembangunan nasional di masa yang akan datang. Sesuai dengan perkembangan daerah yang bersangkutan, jembatan merupakan salah satu sarana prasarana transportasi yang sangat menentukan dalam upaya menunjang kelancaran lalu lintas dan meningkatkan aktifitas perekonomian di daerah yang mulai berkembang. Oleh pembangunan jembatan baik kualitas maupun kuantitasnya mempunyai arti penting untuk guna menunjang tercapainya program merupakan hal yang sangat penting jembatan.

Jembatan yang merupakan bagian dari sistem jaringan transportasi darat mempunyai peranan yang akan mendorong pertumbuhan ekonomi dan menunjang pembangunan nasional di masa yang akan datang. Oleh sebab itu perencanaan, pembangunan dan rehablillasi serta fabrikasi konstruksi jembatan perlu diupayakan seefektif dan seefisien mungkin, sehingga pembangunan jembatan dapat mencapai sasaran mutu jembatan yang direncanakan. Manajemen dan strategi pencapaian mutu jembatan harus dilakukan untuk menghindari terjadinya rekonstruksi yang harus dilakukan apabila ada bagian yang tidak memenuhi stándar mutu yang diharapkan.

Para pemerhati Jembatan Indonesia yang terdiri dari Kalangan Pemerintahan, Akademisi, Konsultan Perencana dan Pengawas, Kontraktor atau Pelaksana Fabrikasi dan Supplier turut terlibat dan bertanggung jawab atas pembangunan jembatan yang efektif, efisien dan berdaya guna sesuai dengan tuntutan zaman dan perkembangan teknologi.


B. MAKSUD DAN TUJUAN

Maksud kegiatan manajemen dan strategi pencapaian mutu jembatan adalah untuk dapat memberikan arahan dan pedoman terhadap pembangunan prasarana transportasi yang berupa jembatan yang memenuhi stándar mutu dan berdaya guna sehingga dapat menunjang strategi Pembangunan Wilayah di Pemerintah Daerah Kabupaten maupun Propinsi.
Tujuan yang hendak dicapai adalah untuk mendapatkan cara penanganan yang efisien dan efektif dalam pencapaian mutu jembatan yang memenuhi stándar.

C. PENGERTIAN JEMBATAN

Jembatan adalah suatu struktur kontruksi yang memungkinkan route transportasi melalui sungai, danau, kali, jalan raya, jalan kereta api dan lain-lain. Jembatan adalah suatu struktur konstruksi yang berfungsi untuk menghubungkan dua bagian jalan yang terputus oleh adanya rintangan-rintangan seperti lembah yang dalam, alur sungai saluran irigasi dan pembuang .  Jalan ini yang melintang yang tidak sebidang dan lain-lain.
Sejarah jembatan sudah cukup tua bersamaan dengan terjadinya hubungan komunikasi dan transportasi antara sesama manusia dan antara manusia dengan alam lingkungannya. Macam dan bentuk serta bahan yang digunakan mengalami perubahan sesuai dengan kemajuan jaman dan teknologi, mulai dari yang sederhana sekali sampai pada konstruksi yang mutakhir.
Mengingat fungsi dari jembatan yaitu sebagai penghubung dua ruas jalan yang dilalui rintangan, maka jembatan dapat dikatakan merupakan bagian dari suatu jalan, baik jalan raya atau jalan kereta api.
Berikut beberapa jenis jembatan :
  1. Jembatan diatas sungai
  2. Jembatan diatas saluran irigasi/ drainase
  3. Jembatan diatas lembah
  4. Jembatan diatas jalan yang ada (fly over)
Bagian-bagian Konstruksi Jembatan terdiri dari :
Konstruksi Bangunan Atas (Superstructures)
Sesuai dengan istilahnya, bangunan atas berada pada bagian atas suatu jembatan, berfungsi menampung beban-beban yang ditimbulkan oleh suatu lintasan orang, kendaraan, dll, kemudian menyalurkan pada bangunan bawah.
Konstruksi bagian atas jembatan meliputi :
  1. Trotoir  
  2. Sandaran dan tiang sandaran
  3. Peninggian trotoir (kerb)
  4. Konstruksi trotoir
  5. Lantai kendaraan dan perkerasan
  6. Balok gelagar
  7. Balok diafragma / ikatan melintang
  8. Ikatan pengaku (ikatan angin, ikatan rem,ikatan tumbukan)
  9. Perletakan (tumpuan)
Konstruksi Bangunan Bawah (Substructures)
Bangunan bawah pada umumnya terletak disebelah bawah bangunan atas. Fungsinya untuk menerima beban-beban yang diberikan bangunan atas dan kemudian menyalurkan ke pondasi, beban tersebut selanjutnya oleh pondasi disalurkan ke tanah.
Konstruksi bagian bawah jembatan meliuputi :
  1. Pangkal jembatan (abutment) dan pondasi
  2. Pilar jembatan (pier) dan pondasi

D. KRITERIA PERENCANAAN JEMBATAN

Dalam perencanaan teknis jembatan perlu dilakukan identifikasi yang menyangkut beberapa hal antara lain :
Kondisi tata guna lahan, baik yang ada pada jalan pendukung maupun lokasi jembatan berkaitan dengan ketersediaan lahan yang ada.
Kelas jembatan yang disesuaikan dengan kelas jalan dan volume lalu lintas.
Struktur tanah, geologi dan topografi serta kondisi sungai dan perilakunya.

1.     Pemilihan Lokasi Jembatan

Dasar utama penempatan jembatan sedapat mungkin tegak lurus terhadap sumbu rintangan yang dilalui, sependek, sepraktis dan sebaik mungkin untuk dibangun di atas jalur rintangan.
Beberapa ketentuan dalam pemilihan lokasi jembatan dengan memperhatikan kondisi setempat dan ketersediaan lahan adalah sebagai berikut :
Lokasi jembatan harus direncanakan sedemikian rupa sehingga tidak menghasilkan kebutuhan lahan yang besar sekali.
Lahan yang dibutuhkan harus sesedikit mungkin mengenai rumah penduduk sekitarnya, dan diusahakan mengikuti as jalan existing.

2.     Bahan Konstruksi Jembatan

Ditinjau dari klasifikasi bangunan penyeberangan secara umum, bahan konstruksi jembatan dapat dikelompokkan seperti yang tercantum pada tabel 1.
   Tabel 1. Bahan Konstruksi Jembatan
Bagian
Bahan
Jenis
Struktur atas
Beton bertulang
Slab


Girder

Beton prategang
Girder

Baja
Truss

Komposit
Girder


Suspension
Struktur bawah
Beton bertulang
Abutment


Pier
Fondasi
Beton bertulang
Footplat


Sumuran


Tiang pancang


Bore-pile


3.     Pemilihan Konstruksi Atas Jembatan

Pemilihan konstruksi atas jembatan ditetapkan dengan mempertimbangkan konstruksi yang kuat, aman, dan ekonomis. Hal yang perlu diperhatikan dalam memilih jenis konstruksi atas antara lain :
  1. Mudah pelaksanaannya
  2. Biaya pelaksanaan murah
  3. Pengadaan bahan relatif mudah
  4. Biaya perawatan relatif rendah
  5. Cukup kuat dengan biaya relatif murah
  6. Bentang sungai

4.     Pemilihan Konstruksi Bawah Jembatan

Pemilihan konstruksi bawah jembatan harus memperhatikan kondisi tanah setempat dan pola aliran sungai. Konstruksi ditetapkan berdasarkan pertimbangan kekuatan, biaya, serta kemudahan dalam pelaksanaan. Tahapan yang harus dilakukan dalam perencanaan fondasi jembatan antara lain :
  1. Pemeriksaan rencana tahanan lateral ultimit geser maupun tahanan tekanan pasif pada fondasi.
  2. Stabilitas terhadap geser dan guling.
  3. Kapasitas daya dukung ultimit.
  4. Penurunan (settlement) pada fondasi.


SARAN DAN KRITIK ANDA

Tulis saran dan kritik anda dengan cara sbb :
Bila anda belum punya blog atau AIM, pilih :
Beri komentar sebagai Anonymous
klik tulisan "komentar" di bawah ini

113 komentar:

  1. Bang Ilham, tolong kasih contoh perhitungan Jembatan Cable Stayed, nanti tak kenalkan cewek cantik lah bang.

    BalasHapus
  2. Punya sendiri koq di-comment sendiri

    BalasHapus
    Balasan
    1. Salam pak noer........saya minta bantuan untuk perhitungan jembatan .

      1. Reff.pembebanan
      2. teori-teori perhitungan jembatan dan gedung
      3. dll

      terimakasih pak Noer sukses selalu
      email saya rolannhg_yun@yahoo.co.id
      tlpn 081392490341

      Hapus
  3. wahhh pak,semakin banyak bapak kasih ilmu semakin banyak pula pahala bapak hihihi

    BalasHapus
    Balasan
    1. salut buat bapak...
      sepertinya bapak menganut ulmu Padi...!!

      Hapus
  4. terima kasih atas infonya

    BalasHapus
  5. Trifandy M.W.19 April 2010 13.07

    makasih pak atas ilmux..mungkin ada yg kurang pak,,gmn klw ditambahkan dgn buku2 yg berhubungan dgn itu atw paling tidak daftar pustaka pak...???biar bisa beli bukunya juga pak...
    makasih pak..

    BalasHapus
  6. Wuah..kren pak...apa lagi buat kita yang muda-muda sbagai penerus..
    mengingat kebutuhan akan pembangunan jembatan yang komprehensip sangat mendesak agar dapat menghubungkan bagian-bagian daerah di Indonesia yang belum terjangkau dengan prasarana jalan (bahasanya aku gak ngerti...hee )..
    habis lihat blog Bapak, jadi pingin bisa bikin satu jembatan.. " One Man One Bridge ", woaalaah opo mneh iki.. :), makasih pak

    BalasHapus
  7. Pak Noer, kalau bisa literaturnya lebih diperbanyak agar mudah mencari literatur yang berkaitan dg men-down load langsung.

    BalasHapus
  8. Riddo dan Fitria, komentar sebagai "Anonymous" aja ya.

    BalasHapus
  9. bikin blog segala,. biar + eksis y pak,., hhee
    apik tenan blog'e,..
    sipiil bangeet,..
    sangat bermanfaat untuk +an referensi buat kite2 yg lg menimba ilmu,.
    nek di + i,. contoh analisis untuk gedung + keren kui pak,. itung2 bonus track, walopun blog ny ttg jembatan.. hhee
    referensi buku ditambai lg pak,. ben akeh,.kn lumayan,., hahaha
    kasih jg donx,. tips2 atow tutorial,. bwt software2 sipil,. misal kyak SAP
    oke deh pak,. sekian dulu dan trima kasih..

    tak dongake,. setiap 1 kb yg didonlot + pahala akeh wes.. hha

    riddo Oddir

    BalasHapus
  10. wih keren p ilhm
    kpn ya bs ngitung2 gt,pst brmanfaat bgt pk bt qt.
    idem aj pk kyk rido tutorial software sipil, hehe baru tau yang sederhana aj. &cara taux qt dah bener masuk2in data di software(kn qt suka asl masuk2kn aj)
    njih nuwun pk dah dikhs tau

    BalasHapus
  11. mantab.........
    terima kasih bos dah bagi2 ilmunya...
    tambahkan lebih banyak lagi pak, misal gedung dll.

    BalasHapus
  12. Makin duahsyat aja bapak yg satu ini. Ayo pak terus bikin guanteng blog ini. BTW Jembatan itu bs utk lewat 50 GB dg 5 nama email gk pak? Hehe..

    BalasHapus
  13. Bombastis Pak hehe.... Tp pak kalau boleh tahu yang ngerjakan bagian tengah itu dari perusahaan asing ya? sama kalau boleh sih minta metode pelaksanaan untuk jembatan pak wkwkwk..(malah ngrogoh rempelo ki :p)

    BalasHapus
  14. Hello
    Thanks for your document.
    I am a civil engineers student in Russia .Even though i don't understand indonesian, your wing wall document on 4shared where very informative & important for me.
    Would you mind posting them in .Xls in order to be translated into french or english?

    If yes please answer me on this mail

    civilengineeringworldwidecommunity@hotmail.co.uk

    Oуассим Елиасманов

    BalasHapus
  15. hebat posting postingnya.... sangat bermanfaat pak. Lanjutkan.... hehehe....

    BalasHapus
  16. Pak kapan diupload jembatan rangka baja, cable-stayed dan suspension bridgenya.

    BalasHapus
  17. Keren pak contohnya... bisa diikuti step by step..
    sularno..

    BalasHapus
  18. wah pak, terima kasih pak, saya sedooooot ya pak (baca: download)
    blognya juga saya follow pak. Beruntung saya punya dosen yang kreatif seperti bapak

    BalasHapus
  19. adakah analsis jembatan ka pak
    kayaknya kok masih jarang sekali padahal sngat menarik.
    Seperti Jembatan Bijlaard di Wates kali progo Yk..konon kabarnya cuma 2 di dunia.Salah satunya di Indonesia yg masih berfungsi dan yg satu di Belanda asalnya

    BalasHapus
  20. Terimakasih banget buat "Beliau"...karena dengan referensi seperti ini, sangat membantu saya dalam menyelesaikan Tugas Akhir saya...ThaK'Z...

    BalasHapus
  21. salam sejahtera buat Bapak..
    nama saya andy, saya adalah salah satu mahasiswa teknik sipil disalah satu universitas swasta dikota padang (Prov. Sumbar), saya mohon bantuan Bapak..saya lagi mencari bahan tentang contoh perhitungan balok prategang menerus (splice girder continue), kiranya Bapak dapat membantu saya dalam menyelesaikan Skripsi saya ini.
    sebelumnya saya ucapkan terima kasih banyak.

    BalasHapus
  22. terima kasih pak atas sharing datanya...
    saya tertarik tetang desain jembatan,bagaimana kalo referensi softwarenya juga dikasih pak..


    bravo civil

    BalasHapus
  23. pak, koq pondasi yg digunakan tidak ada pondasi sumuran?

    BalasHapus
  24. 1.)pak Noer, Pada Analisis Beban Abutment,kenapa pada perhitungan beban gempa pada arah memanjang jembatan(Arah x) berat sendiri struktur bawah dikalikan 0.5 ?

    2.) Persentase minimum dan maksimum pada pier , berapa persen ?
    Thanx Pak.

    BalasHapus
  25. pak, saya agak kurang ngerti tentang kombinasi2 yang ada dlm hitungan bapak..
    mohon bantuannya pak untuk dijelaskan..
    saya br pertama kali mempelajari tentang kombinasi yg dilakukan secara manual seperti ini..terimakasih pak sebelumnya..ini sangat bermanfaat bagi saya yg masih bau kencur dlm dunia tek sipil..

    BalasHapus
  26. ini sangat bermanfaat untuk saya, kebetulan skripsi saya tentang jembatan tahan gempa. saya ucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya. Semoga ilmu ini akan selalu bermanfaat untuk semua orang.

    BalasHapus
  27. Pak nur
    ada contoh perhitungan pile slab untuk pendekat ke jembatan ndak pak...?

    BalasHapus
  28. mas noer untuk plat lantai pada jemb busur (cnth wanagama)kan t, 35cm andaikan 20 cm tapi diberi blk memanyang jrk 1,5 m H eff : 35cm yg disangga segmen vertkal diatas busur(pelengkung) , busur tsb t 55cm apa berbentuk spt plat menerus ?tuk pondasi uq pakai sumuran ellip, mhn bls ? info mau belajar ma mas noer

    BalasHapus
  29. mas matur kasuwun mudah2 mas bisa bantu saya ...

    BalasHapus
  30. Dear Pak Noer Ilham,
    Bisa minta tolong diberi penjelasan mengenai Beban Lalulintas berupa Beban lajur "D" dan Beban Truck "T"?Dimana saya dapat mempelajari hal tersebut?
    Apakah ada referensi buku SNI yg dapat menjelaskannya? Jika ada buku lain, buku apa dan diterbitkan oleh siapa?
    Apakah bapak memiliki referensi mengenai Armco Bridge (jembatan dari pipa baja bergelombang)??
    Atas bantuannya, saya ucapkan terima kasih
    Salam,
    Wellen

    BalasHapus
  31. Dear Pak Noer Ilham,
    Bisa minta tolong diberi penjelasan mengenai perhitungan untuk struktur tanah dasar jembatan box culvert, analisa pembebanan cth perhitungan daya dukung tanahnya.
    Atas bantuannya, saya ucapkan terima kasih
    Salam,
    aan fauzi
    fauzi_aan@ymail.com

    BalasHapus
  32. setelah lulus pun ternyata saya masih bisa menimba ilmu dari pak ilham, terimakasih ya pak..kurangi tuh pak merokoknya jaga kesehatan..

    BalasHapus
  33. Bapak asli purwodadi dahulu?
    salam kenal bapak..,saya tatang mahasiswa teknik sipil UNS., saya asli Purwodadi.
    ternyta banyak juga ahli teknik sipil dr Pwd.,,seperti bapak ilham, bpk suripin, dsb

    BalasHapus
  34. asslm met siang pa mohon bantuan perhitungan struktur bawah dan atas jembatan gantung sederhana dengan bentang 77m yg menggunakan tiang pilon kabel penggantung slink lantai platgelagar melintang besi C, trimakasih sebelumnya

    BalasHapus
  35. Bapak. saya ihsan mahasiswa teknik sipil di Bandung.
    ada tugas dari dosen struktur untuk mencari pelaksanaan beton prategang di lapangan.
    bersyukur saya dapat blog ini. saya download data2 mengenai proyek jembatan srandakan II.
    tapi hanya perhitungan strukturnya saja.
    apakah bapak punya foto2 proyeknya? atau video mengenai pelaksanaan beton prategang?
    mohon bantuannya. jika ada tolong email saya di
    icanidolcidewey@gmail.com
    terimaksih.

    BalasHapus
  36. Pak, mbok dikasih file excel-nya, biar aku mudah menggunakannya, makasih sebelumnya.

    BalasHapus
  37. Blog ini sangat bermanfaat buat saya. Terlebih untuk mencari referensi2 untuk saya di Smkn 7 Surabaya Teknik Gambar Bangunan. Sekali Lagi, Blog ini sungguh hebat!!!!

    BalasHapus
  38. Terimkasih banyak Pak..
    Banyak membantu, semoga tambah sukses Pak.
    Salam.
    sunarto

    BalasHapus
  39. terimakasih pak, "Renungan Tentang Sukses" mengubah cara pandang saya tentang kesuksesan.
    terimakasih juga contoh perhitungannya.
    Yoni Pribadi

    BalasHapus
  40. ass pak..
    salam kenal pak..
    saya deden mhs universitas bung hatta, padang
    mohon bantuannya pak..
    ada g' perhitungan diagfragma untuk jembatan komposit. beserta cara penyambungnnya pak..
    kalo ada bisa dikirim lewat email pak??
    email saya : blaugranasiswanto@yahoo.co.id
    thaks pak..
    wasalam

    BalasHapus
  41. Salam kenal Pak..
    Gada Bina Usaha,Suplier Elastomeric Bearing Pads/Perletakan Elastomer Jembatan
    Mohon Ijin Boleh Share Artikelnya pak.?terimakasih

    BalasHapus
  42. Matur sembah nuwun bapak.... nih amat bermanfaat banget, smogah trus bertambah dan bertambah

    BalasHapus
  43. Bisa minta tolong diberi penjelasan mengenai perhitungan untuk struktur tanah dasar jembatan box culvert, analisa pembebanan cth perhitungan daya dukung tanahnya.dan juga perhitungan jembatan beton dan baja..kalau bisa kirim lewat email devi.setiawan.83@gmail.com
    Atas bantuannya, saya ucapkan terima kasih
    Salam,
    devi setiawan

    BalasHapus
  44. Salam Pak Noer Ilham
    pak saya mohon bantuan bapak. Saya sedang menyusun skripsi perencanaan jembatan yg memakai pci-girder. Bisakah bapak mengirim file NAASRA yg berhubungan dgn perancanaan pci-girder. Saya sangat berharap bantuan dari bapak.
    Hormat saya,
    Arif Sujadmiko
    miko_civil@rocketmail.com

    BalasHapus
  45. pak saya mhs teknik sipil, saat ini saya sedang menyusun tugas akhir tentang perencanaan jembatan BENTANG SEDERHANA tahan gempa berdasarkan SNI 2833-2008, Saya bingung untuk memasukkan sni tersebut dlm perencanaan, mohon abntuan dan sarannya Pak!
    terimakasih

    BalasHapus
  46. makasih byk uda bwt info spt ini..

    BalasHapus
  47. terima kasih banyak Pak...
    contoh perhitungannya sangat bermanfaat..

    BalasHapus
  48. Salam pak MNoerIlham.
    saya Indra mahasiswa teknik sipil.
    saya sangat suka blog bapak, karena sangat membantu tugas akhir saya,.

    tapi kalau boleh, bapak bisa memberikan contoh mengenai perhitungan dinding penahan tanah tipe counterfort untuk oprit? mohon bantuannya pak, terima kasih banyak.

    BalasHapus
  49. Ass wb... yth bpk M.Noerilham
    Saya selalu mengikuti blog bapak... saya sangat senang karna isi blog bapak sangat relevan dengan mata kuliah saya di sipil... kalau bpk tidak keberatan saya ingin mendalami analisis struktur langsung bimbingan dari bapak bagaimanana solusinya..... dan kalau bisa untuk sebagai pelajaran tolong contoh perhitungan analisa struktur dengan program. wassalam...

    BalasHapus
  50. trima kasih pak ini sangat membantu....dr blora

    BalasHapus
  51. saya sangat terbantu dengan adanya post2 bapak Noer Ilham, postingan ada sangat komunikatif untuk mahasiswa seperti saya ini pak.
    terima kasih banyak, salam kenal dr Sipil Brawijaya :)

    BalasHapus
  52. Dari sekian blog yang saya kunjungi, blog bapak paling lengkap menyajikan perhitungan struktur jembatan, juga ada tambahan baja dan beton. Terima kasih Pak, sangat-sangat berguna.
    Membaca CV, bapak juga adalah ahli/perencana struktur gedung yang sudah malang-melintang (sangat pengalaman) selama puluhan tahun.
    Kalau boleh usul, bagaimana kalau bapak juga memberikan contoh perhitungan bangunan gedung tahap demi tahap, apakah dengan cara 'manual' atau memakai program struktur seperti SAP2000. Sangat ditunggu tanggapannya Pak.
    Salam dari Ferri (david_02@rocketmail.com)

    BalasHapus
  53. assalamu'alaikum..
    aku faqih, mahasiswa universitas islam malang.. makasih banyak atas ilmunya mas, aku download banyak.. muga bermanfaat.

    BalasHapus
  54. assalamualaikum. saya shaeful dari ntb.
    semoga bapak senantiasa dalam rahmat-Nya.
    terima kasih banyak pak atas ilmunya.
    minta tolong pak contoh perhitungan untuk jembatan baja.
    sekali lagi terima kasih

    BalasHapus
  55. Saya pengin tahu cara analisis struktur gedung untuk menentukan faktor daktilitas struktur dengan metode static pushover anaysis, mohon bpk jelaskan di blog ini.

    BalasHapus
  56. trimakasih pak atas info bapak sangat membantu tugas saya,bagaimana penyelesaian perhitungan kuda-kuda baja dengan metode cremona,mohon bpk jelaskan di blog ini..trimakasih,

    BalasHapus
  57. Satu kata keren banget... blog ini sangat bermanfaat khususnya untuk temen2x mahasiswa...

    Saya sendiri adalah alumni teknik mesin, dan sekarang sedang merancang Pipe Rack untuk ukuran pipa sangat besar. setelah membaca blog ini saya merasa terbantu.

    BalasHapus
  58. trims banget atas pembelajaran yang bapak berikan.., smga mendpat balasan kebaikan yang berlipat ganda,..amien...

    BalasHapus
  59. subhanallah blog bapak lengkap sekali. banyak sekali literatur yang saya ambil dari blog ini. blog bapak sangat membantu saya untuk mengerjakan laporan kerja praktek saya.

    terima kasih...

    BalasHapus
  60. Terima kasih banyak Bapak atas upload datanya...
    Saya sangat terbantu...
    Semoga Bapak dan keluarga diberikan kesehatan dan berkah dari Yang Maha Kuasa...
    Akhirnya saya sangat berterima kasih kepada Bapak...

    BalasHapus
  61. Salam Kenal pak Ilham,

    Saya henis di kota LAPINDO Sidoarjo.Saya korban PHK,skrg sy usaha mandiri bikin bengkel LAS.Rezeki membawa saya ke konstruksi baja dan sekarang sy ngejakan jembatan gelagar baja bentang 21M.Bisa minta No Ponsel Pak?Saya ingin konsultasi.Thanks sebelumbya.

    Henis susanto,081230780236

    BalasHapus
  62. beuhhhhhhhhhhh....
    blog ini memang sungguh luar biasa..
    suatu saat saya juga ingin seperti bapak..
    Ahli dalam konstruksi jembatan.
    Terimakasih pak,blog ini sungguh amat sangat membantu saya sebagai bahan refrensi perkuliahan saya..mohon untuk dilanjutkan pak..

    BalasHapus
  63. makasih banyak ilmunya........
    mantappp.....


    roni_sipil 085321568287

    BalasHapus
  64. blog pembelajaranb yang paling lengkap...
    sangat membantu dalam perencanaan jembatan..
    terimakasih pak
    sekalian kalau boleh minta file excel perhitungan pondasi abusment nya pak
    agu5_b0yz@yahoo.com
    salam sipil

    BalasHapus
  65. Terima kasih ilmunya, meski sudah tidak jadi mahasiswa tapi masih bisa banyak belajar dari pak ilham,untuk perhitungan stuktur beton dengan excel kalau bisa ditambah kolom model T atau model L, trus pak saya tertarik dengan analisis beban gempa bangunan BRI Aceh yang bapak bikin, bisa tidak ditampilkan lebih rinci step by step sampai penempatan bebannya pada bangunannya,biar lebih mudah dipahami dan dipelajari apalagi bangunannya tidak simetris
    Akhir kata jangan kebanyakan NGUDUT ya pak apalagi disaat mengajar..heheehe maksute jaga kesehatan pak..
    terimakasih
    Ipmawan
    Civil D3 99
    ipmawan_ngh@yahoo.co.id

    BalasHapus
  66. Kepada semua yang comment di blog ini, saya mohon maaf yg sebesar-besarnya karena tidak sempat menanggapi comment satu persatu. Saya mengucapkan terimakasih yg tak terhingga atas comment, saran dan kritik yg anda berikan. Sekali lagi, mohon maaf yang sebesar-besarnya. (M. Noer Ilham).

    BalasHapus
  67. Kalau ada waktu luang, saya akan menulis tentang metode analisis struktur bangunan gedung dengan cara statik ekivalen, cara dinamik dengan respons spektrum dan time history analysis menggunakan software ETABS dan SAP2000. Selain itu akan saya tulis juga cara menentukan daktilitas struktur dengan metode statik pushover analysis. Tunggu tanggal mainnya.

    BalasHapus
  68. Trima kasih pak atas materinya smoga juga bermanfaat bagi. Teman2 yang pingin referensi buku-buku teknik dalam *.pdf. Link aja di ebookteknik.com.

    BalasHapus
  69. bermanfaat sekali. makasih pak bos....

    BalasHapus
  70. Farid : sama2 mas Aji Nurhendra Satriyajati...

    BalasHapus
  71. Pak , untuk perencanaan JPO kok gak ada

    BalasHapus
  72. makasih pak MNI, infonya sangat membantu.

    BalasHapus
  73. renungan tentang sukses......!!! top abizzzz...
    (irawan)

    BalasHapus
  74. untuk jembatan cable stayed kapan di-upload pak?

    BalasHapus
  75. Sudah saya upload di blog yang ke tiga : mnoerilham-03

    BalasHapus
  76. PAK KENAPA PEMBEBANAN GEMPA BENTUKNYA VERTIKAL, SETAU SAYA PEMBEBANAN GEMPA BEKERJA SEPANJANG JEMBATAN ATAU MELINTANG JEMBATAN , MOHON PENCERAHANNNYA

    BalasHapus
  77. Pd konstruksi cantilever atau balok, harus ditinjau thd gempa vertikal karena gempa horisontal hanya dominan pengaruhnya thd unsur2 vertikal spt kolom/pier, abutment.

    BalasHapus
  78. Ini bahasan menarik, kita bisa sharing ya, karena sama-sama pengamat konstruksi, bedanya saya lebih banyak disistem manajemennya.

    BalasHapus
  79. File data yang sangat berguna, terimakasih pak.

    BalasHapus
  80. Pak Ilham bisa di share cara perhitungan elastomeric bearing untuk jembatan, terima kasih sebelumnya

    BalasHapus
  81. Terima kasih banyak Bapak M. Noer Ilham untuk bagi-bagi ilmunya.. you're the best.
    Jazakallah khoiron katsiro..

    BalasHapus
  82. makasih ya.. saya sangat suka blog ini.. perkenalkan saya sarjana muda teknik sipil yg sdg kebingungan desain jembatan> kamsa Hamida

    BalasHapus
  83. terima kasih atas infonya bapak..
    jika oleh tanya..
    untuk jembatan dengan plat lantai baja komposit dengan plat lantai peecast dilihat dari segi waktu dan biaya lebih menguntungkan mana??.. mohon dijawab dengan analisanya...

    BalasHapus
  84. Salam Kenal Pak Ilham...Blog yang bagus untuk saling tukar informasi konstruksi. Pak ilham kalo ada contoh perhitungan untuk jembatan yang sederhana atau bangunan gedung yang sederhana tolong di upload pak..?Kayaknya lebih bermanfaat untuk orang awam yang ingin menghitung konstruksi..terima kasih

    BalasHapus
  85. salam untuk pak m.noer ilham, Pak m.noer ilham, saya mhasiswa, mohon pak saya sedang mmbtuhkan SNI Jembatan ,untuk pedoman atau referensi Tugas akhir saya. trimakasih

    BalasHapus
  86. Salam kenal Pak Noer....
    saya mahasiswa.saya mau tanya Pak, mencari besarnya koefisien momen pd slab jembatan gmn caranya y Pak???
    Oya Pak Noer....punya link NAASRA ngga???kl punya apa saya boleh minta Pak???
    trimakasih Pak Noer....

    BalasHapus
  87. terima kasih atas sharing ilmunya Pa MNI,....sangat membantu saya,....smoga Bapak sehat slalu

    BalasHapus
  88. salam kenal bapak .pak mau bertanya, kalau cari tabel yang menentukan elastomer dengan dimensi sekian sekian kuat untuk menahan beban sekian sekian pada jembatan tu carinya dimana ya pak??terimakasih banyak bapak.. :)

    BalasHapus
  89. salam kenal pak. izin bertanya. berapa lendutan ijin jembatan rangka baja, dengan bentang 60 meter?
    sekian terimakasih pak.

    BalasHapus
  90. apa aku boleh ketemu bapak walau hanya 5 menit..
    roy fernando mahasiswa yang selalu ingin tau ilmu teknik sipil

    BalasHapus
  91. terima kasih atas file file nya yang saya download pak, semoga menjadi amal jariyah kelak

    BalasHapus
  92. Mantap Pak Maju terus....

    BalasHapus
  93. Pak, Bagaimana sih desain jembatan yang screwed ?

    BalasHapus
  94. walaupun baliau sudah tiada tapi blog ini selalu memberi informasi buat kita2...terima kasih guru, dosen terbaik d3 ugm.. akan kami kenang ilmu yg kau berikan..
    semoga ini termasuk amal ibadah beliau dsana kita mendoakan..amin..::'((

    BalasHapus
  95. Makasih banyak mas....semoga menjadi amal baik...

    BalasHapus
  96. Makasih atas informasinya Kekurangan literatur blog ini sangat membantu menjadi salah satu literatur untukmemahi ilmu tentag jbtn. Terimkasih Pak atas budi baiknya dari kami di lembata ntt

    BalasHapus
  97. pak tolong posting latihan soal analisis struktur ngak ?
    materi bpk ini sangat berguna bagi saya
    terima kasih

    BalasHapus
  98. selamat pak noer dan teman2 sekalian yang mengisi blog yang sangat berguna pada para insiyur sipil

    saya ingin menanyakan perihal kolom praktis dan balok anak pada penggambaran di etabs apakah perlu di masukkan ? atau lebih baik di buat menjadi sebuah beban terpusat & terdistribusi?

    BalasHapus
  99. trims atas infonya ...
    sngat brmanfaat bgi saya ...
    tpi, bagaimn saya bisa dpt cntoh prhtungan girder prestress dlm excel ,
    trims

    BalasHapus
  100. kalau mau masukin beban gempa pke SAP 2000 khusus wilayah indonesia punya infonya gk gan............


    hatur nuhun

    BalasHapus
  101. Semoga di berkahi pak..

    BalasHapus
  102. jones claudio20 Juni 2013 07.55

    Makasih banyak pak...sy arsitek jg kepeingin byk belajar dr bapak...kalo ada hal yg baru mngkin sekiranya bs dibagikan kesaya utk menambah wawasan sya ..diemail ke saya...jonesclaudio55@yahoo.com
    Terimakasih atas amal budi bapak yg mulia ini..
    Tuhan Memberkati.

    BalasHapus
  103. Terima kasih sangat atas ilmunya pak...

    BalasHapus
  104. yang terhormat bapak M. noer ilham.. hehehehe.. saya mau tanya apa hubungan nilai koefisien (C) gembap dengan dengan nilai sekala richter.. kiranya bapak mau menjelaskan terimakasih pak..

    Fri doni z.a

    BalasHapus
  105. Terimakasih ilmunya Bapak. Sukses terus dan sehat selalu untuk bapak skluarga. ^^

    BalasHapus
  106. bapak2 yang terhormat, hanya sekedar pemberitahuan, bahwa beliau M Noer Ilham telah mendahului kita, semoga arwah beliau diterima disisNya, apalagi dengan ilmu yang bermanfaat utk kita semua.....

    BalasHapus
  107. Terima kasih Pak M. Noer Ilham buat ilmunya. Blog bapak bermanfaat banget buat saya yg lagi ada tugas tentang pondasi. Semoga ini jadi amal jariyah buat bapak. Aamiin

    BalasHapus
  108. mau nanyak..
    kalo perhitungan untuk balok kantilever ada ga?

    BalasHapus
  109. Pak noer, bagaimana supaya sy bisa interaksi langsung dengan bapak , untuk buat komunikasi dengan mudah , apa lewat email atau twitter ..ini email saya robiajie@gmail.com..? terimakasih

    BalasHapus
  110. assalamualaikum wr.wb pak noer dan rekan-rekan semua..

    mohon bantuan-nya pak dan rekan-rekan semua, saya sedang kebingungan skripsi tentang analisa struktur kekuatan jembatan, kira-kira data apa saja yang saya perlukan untuk menganalisa suatu jembatan???

    mohon bantuan-nya pak dan rekan-rekan semua..
    agar komunikasi lebih mudah bapak ataupun rekan-rekan semua bisa dapat memberitahu melalui email saya : threeo.triio@gmail.com ..

    terima kasih..

    BalasHapus

Abutment dan Pier

Abutment dan Pier

Kentungan Fly Over

Kentungan Fly Over

Lagu Kesayanganku

Loading...

Pengikut

LITERATURE

Terdapat beberapa literatur yang memuat ketentuan pembebanan dan aksi-aksi lain yang digunakan dalam perencanaan jembatan jalan raya termasuk jembatan pejalan kaki dan bangunan sekunder yang terkait dengan jembatan. Anda dapat men-down load literatur sebagai berikut :
1. Standar Pembebanan Untuk Jembatan, RSNI T-02-2005,
Departemen Pekerjaan Umum, Dirjen Bina Marga, 2005
2. Standar Perencanaan Gempa Untuk Jembatan, SNI 2833-2008
3. Perencanaan Struktur Baja Untuk Jembatan, RSNI
T-03-2005, Departemen Pekerjaan Umum, Dirjen Bina
Marga, 2005
4. Standar Jembatan Bina Marga
5. Spspesifikasi pilar dan kepala jembatan sederhana bentang 5 m sampai 25 m dengan fondasi tiang pancang, SNI 2451-2008
6. Spesifikasi bantalan elastomer tipe polos dan tipe berlapis untuk perletakan jembatan, SNI 3967-2008

Untuk lebih memahami tentang metode perencanaan dan konstruksi gelagar beton prategang pracetak dengan metode segmental maupun jembatan box-girder, sebaiknya anda membaca beberapa literatur sebagai berikut :
7. Anonim, Precast Segmental Box Girder Bridges with External Prestressing, Design and Construction
8. Anonim, Preliminary Design of Precat Prestressed Concrete Box Girder Bridges
9. Anonim, Extended Span Rauges of Precast Prestressed Concrete Girder, National Cooperative Highway Research Program (NCHRP), 2001
10. Anonim, Connection of Simple Span Precast Concrete Girder for Continuity, National Cooperative Highway Research Program (NCHRP), 2001
11. Schlaich and Scheef, Concrete Box-Girder Bridges, International Association for Bridge and Structural Engineering, 1982

Beberapa literatur yang berhubungan dengan perencanaan dan pelaksanaan rigid pavement (perkerasan beton semen) yang diterbitkan oleh Departemen Pekerjaan Umum, Dirjen Bina Marga, 2004, antara lain sebagai berikut :
12. Perencanaan Perkerasan Jalan Beton Semen, Pd.T-14-2003
13. Petunjuk Pelaksanaan Perkerasan Kaku (Beton Semen),
14. Pelaksanaan Pelaksanaan Jalan Beton Semen, Pd.T-05-2004 B

Literatur tersebut dapat di- down load dalam blog ini melalui tautan sebagai berikut :

Model Struktur Cable Stayed Bridge dengan SAP2000

Model Struktur Cable Stayed Bridge dengan SAP2000
Deformasi struktur akibat beban gempa

Pictures of Famous Bridges

Total Tayangan Laman

Follow by Email


Cable Stayed Bridge

Jembatan Suramadu

cable stayed

Suspension Bridge

Rainbow Arc Bridge

Prestressed Concrete "I" Girder

UpTweet

Tutorial ETABS

Loading...

Tutorial SAP2000

Loading...

Model Struktur Indoor SSC dengan ETABS v9.20

Model Struktur Rangka Atap dengan SAP2000 v14